Lambang dan Semboyan Organisasi

Lambang FORDI MAPELAR UB yang berbentuk LINGKAR INSAN PENALARAN mempunyai arti sebagai berikut :

FORDI MAPELAR

a. Warna putih melambangkan sikap FORDIMAPELAR yang obyektif dan tidak berpihak

b. Warna kuning melambangkan sikap jujur serta selalu berpijak pada realita dan kebenaran

c. Warna biru tua melambangkan sikap ilmu pengetahuan sebagai dasar penalaran FORDI MAPELAR

d. Warna biru muda melambangkan bahwa anggota FORDI MAPELAR generasi muda yang mempunyai idealisme

e. Lingkaran terbuka dengan mata panah melambangkan sikap FORDIMAPELAR yang selalu terbuka dan tanggap terhadap setiap permasalahan yang kemudian disaring dan dianalisa sesuai dengan kapasitas pikir manusia

f. Lingkaran berlapis 3 dengan warna kuning diapit dengan warna biru tua melambangkan FORDIMAPELAR dalam menganalisa suatu masalah selalu berpijak pada realita dan ilmu pengetahuan serta dijiwai oleh idealisme, kebenaran, dan kejujuran

g. Kepala manusia dengan otak terbuka melambangkan pikiran sebagai ujung tombak penalaran dan selalu terbuka untuk menerima masukan baru

h. Kepala menghadap ke kanan dengan mulut terbuka melambangkan FORDIMAPELAR selalu berlandaskan pada kejujuran dan berani mengungkapkan kebenaran

Semboyan FORDI MAPELAR adalah “Nalar Hasta Terusing Budi” yang menggambarkan alam pikiran dan hakekat kegiatan FORDI MAPELAR sebagai kelompok studi yang didukung oleh kreativitas individu, pada hakekatnya mempunyai kegiatan intelektual yang menganalisa kebenaran tetapi juga terpanggil untuk menunaikan kewajiban sosialnya. “Nalar Hasta Terusing Budi” juga berarti bahwa bagi FORDI MAPELAR Universitas Brawijaya, bernalar, berkarya, menganalisa pikiran adalah kelanjutan dari budi yang arif untuk memebentuk manusia seutuhnya sesuai dengan hakekat manusia. “Nalar Hasta Terusing Budi” menurut rumusan candra sengkala adalah ‘nalar’ berwatak 1, ‘hasta’ berwatak 8, ‘terusing’ berwatak 9, dan ‘budi’ berwatak 1. Sebagaimana lazimnya sengkala dibaca terbalik, 1981 tahun berdirinya FORDI MAPELAR Universitas Brawijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *